Tuesday, February 28, 2012

Perang Gerilya Dan Aspek - Aspek Penunjang


by Nur Jannah on Sunday, 11 December 2011 at 17:19 ·

Perang Gerilya Dan Aspek - Aspek Penunjang

Muqoddimah

Segala puji hanyalah milik Alloh ta’ala, hanya kepadaNya lah kami memuji dan hanya kepada-Nyalah kami memohon. Sholawat dan salam atas junjungan panglima tertinggi Ummat Islam, manusia terbaik, Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam, dan kepada para sahabat, para tabi’in serta orang-orang yang senantiasa berpegang teguh dalam menjalankan Kitabullah dan sunnah Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam.

Organisasi Perang Gerilya

1- Bidang politik, yaitu satu gerakan aliran pemikiran yang matang .. mempunyai agenda perubahan yang jelas ..

2- Sayap militer, yaitu satu sayap yang bergerak secara rahasia .. yang merupakan tangan besi yang perkasa .. sayap ini terdiri dari dua katibah:


A. Satu katibah yang bergerak secara rahasia di perkotaan ..

B. Satu katibah semi konvensional yang tinggal di daerah-daerahpegunungan dan hutan .. atau daerah yang telah dikuasai .. atau daerah yang kekuasaan penjajah atau negara di sana melemah .. atau daerah anshor .. dsb. katibah inilah yang dikenal sebagai pasukan gerilya .. meskipn sebenarnya semua gerakan revolusi disebut sebagai perang gerilya ..

Katibah pertama: terdiri dari fi’ah-fi’ah yang beroperasi secara rahasia di perkotaan. Dan satu fi’ah terdiri dari empat tho’ifah pokok.

1. Qiyadah, yang terdiri dari dua orang (ketua dan wakil)

Sifat-sifat yang harus dimiliki tho’ifah ini adalah:

a. Berfikir strategis dan Bijaksana .. dia memahami betul bahwa dia bekerja di perkotaan, akan tetapi dia mempunyai hubungan secara moral dengan qiyadah tertinggi meskipun tidak pernah ada hubungan secara organisatoris .. dan bijaksana dalam mengatur dan mempersiapkan anggotanya untuk bertempur baik secara politik, scurity dan militer .. pada kondisi seperti sekarang ini

b. Faham politik dan organisasi .. dia memahami strategi pertempuran sehingga dia faham apa yang harus dia kerjakan setiap saat tanpa harus ada hubungan dengan qiyadah tertinggi .. yang bisa jadi dia tidak mempunyai hubungan apapun dengan qiyadah tersebut kecuali hanya kesamaan tujuan dalam bingkai kemaslahatan dien dan ummat .. dan dia memahami organisasi supaya dia dapat melaksanakan agenda pekerjaannya secara tertib tanpa banyak kesalahan ..

c. Kemampuan militer yang handal yang berupa keberanian, kemampuan memimpin, membuat perencanaan dengan baik dan ilmu militer secara umum ..dst.

d. Mempunyai kemampuan untuk mendakwahi orang lain.

Tugas qiyadah:

Memilih dan mengajak orang-orang di daerahnya yang mempunyai kelayakan untuk melakukan operasi militer .. atau teman-teman sekolahnya .. atau teman-teman kerjanya .. untuk ikut bergabung dengan katibahnya ..

a. Mentadrib semua tho’ifah yang menjadi bawahannya sesuai dengan spesialisasinya masing-masing ..

b. Membuat sistem komunikasi dengan bawahannya secara aman ..

c. Memenuhi kebutuhan dana yang diperlukan dalam amaliyah .. atau dana untuk orang yang dia tunjuk untuk bekerja secara penuh dalam operasi .. dan ini tidak kami sarankan dan kami selalu menyarankan agar tidak mempekerjakan seorang anggota secara penuh kecuali darurat ..

d. Membuat perencanaan untuk amaliyat .. seperti menentukan target .. observasi dan survei ..menyiapkan langkah amaliyah .. menyiapkan sarana yang dibutuhkan dalam amaliyah .. mentadrib semua para eksekutor sesuai dengan bagiannya masing-masing .. melaksanakan amaliyah .. withdrowl, keluar dari medan amaliyah .. membuat sistem keamanan seusai amaliyah .. semua eksekkutor amaliyat sebelumnya harus disembunyikan ..

2. Tho’ifah pengumpul data, tho’ifah ini tidak boleh lebih dari empat orang yang dipisah menjadi dua group, satu group dua orang ..

Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh tho’ifah ini:

a. Mampu untuk menukul data dan menulisnya..

b. Mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dengan orang lain ..

c. Beberapa ketrampilan seni seperti memotret dan menggambar ..

d. Dapat berinteraksi dan bereaksi dengan baik ..

e. Mempunyai wawasan yang luas .. menguasa bahasa asing .. bisa menggunakan koputer ..

f. Sabar dalam mencari data secara lengkap ..

Tugas-tugasnya:

a. Survei terhadap target-target yang telah ditentukan oleh qiyadah secara cermat

b. Melaporkan kondisi keamanan wilayah disekitar target kepada qiyadah dengan laporan yang hidup

c. Menulis catatan survei lapangan pada target .. bukan analisa hasil survei .. catatan ini di namakan “ File Target” yang berisi berbagai data yang dibutuhkan tentang target baik berupa tulisan maupun gambar jika memungkinkan ..

Spesialisasi:

a. Seorang penggambar.

b. Seorang photografer

c. Seorang yang pandai dalam kominikasi dan sandi ..

d. Semua anggota telah mengikuti training intelejen .. semua anggota mahir dalam melukis, memotret dan berkomunikasi .. namun akan tetap ada orang yang lebih menonjol dalam satu pekerjaan tertentu, sehingga dia ditugasi pekerjaan yang ia mahir di dalamnya.

3. Tho’ifah perlengkapan

Tho’ifah ini sebaiknya tidak lebih dari empat orang yang di bagi menjadi dua group, satu bidang penggambaran dan satu lagi bidang administrasi ..

Sifat-sifat yang harus mereka miliki:

a. Pemberani ..

b. Scurity yang tinggi ..

c. Mahir dalam berinteraksi secara umum ..

d. Tenang dan dingin .. waspada penuh ..

Tugas-tugas:

a. Menyiapkan maket untuk amaliyah ..

b. Menyiapkan bahan-bahan dan persenjataan yang dibutuhkan untuk amaliyah ..

c. Menyiapkan rumah yang aman sebelum dan sesudah mengadakan amaliyah ..

d. Menyiapkan dokumen perjalanan dan karcis-karcis transportasi sebelum dan sesudah amaliyah ..

e. Mengenal jalan-jalan dan jalur-jalur yang resmi dan yang tidak resmi ..

Spesialisasi:

a. Satu group yang terdiri dari dua orang bagian administrasi .. yang mahir dalam membeli persenjataan dan melarikannya .. menyewa rumah dan mobil .. faham dengan cara-cara menyimpan dan menimbun .. punya koneksi dengan dokter ..

b. Satu group yang terdiri dari dua orang di bidang penggambaran .. menguasai elektronik .. eksplosif dan menyiapkanya .. dokumen .. racun .. dst.

4. Tho’ifah eksekutor.

Jumlah mereka disesuaikan dengan besar kecilnya amaliyah.

Sifat-sifat yang harus dimiliki:

a. Sabar … sabar .. dan sabar ..

b. Pemberani .. ruh pengorbanan ..

c. Disiplin dan serius ..

d. Tekad yang kuat ..

Tugas-tugas:

Pelaksana amaliyah.. keberhasilan dari semua kerja keras sebelumnya tergantung pada pelaksanaan mereka .. baik ketika pelaksanaan atau ketika withdrowl atau ketika bersembunyi ..

Spesialisasi:

a. Mahir dalam menggunakan senjata ringan ..

b. Mahir dalam perkelahian tangan kosong dan menggunakan pisau ..

c. Mahir dalam gerakan-gerakan penyerangan seperti maju, menyergap dan withdrawl ..

d. Mahir mengendalikan berbagai macam sarana transportasi (motor .. mobil dalam berbagai ukuran .. traktor .. pesawat .. dsb.)

Inilah contoh organisasi katibah jihad yang dapat dapat melaksanakan lebih dari satu amaliyah ..namun ada bentuk organisasi lain yang hanya melaksanakan satu amaliyah saja .. dan saya hanya memberikan satu contoh saja disini dengan sedikit penjelasan .. yaitu amaliyah yang dilakukan oleh seorang pahlawan Anas Al-Kandari .. kelompok ini melaksanakan semua pekerjaannya sendiri sejak dari awal sampai akhir .. dan bentuk yang pertamalah yang dapat dikembangkan secara lebih luas dan lebih besar.

Dengan demikian maka jumlah personal satu katibah itu adalah 15 mujahid dan mungkin bisa lebih sampai 20 mujahid sesuai dengan besarnyaamaliyah .. dan kami tidak menyarankan lebih dari itu untuk amaliyah di perkotaan .. untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan ..

Saran-saran:

A. Jajaran qiyadahlah yang memilih keanggotaan dan mengenali mereka .. setiap tho’ifah tidak mengenal tho’ifah yang lainnya .. komunikasi hanya terjadi antara qiyadah dan tho’ifah .. tidak ada komunikasi apapun antar tho’ifah ..

B. Termasuk hal yang penting adalah hendaknya anggota katibah ini hidup seperti orang biasa, melaksanakan kegiatan harian .. dan mereka menggunakan kegiatan jihad pada waktu-waktu kosong ..

C. Semakin sedikit anggota semakin besar peluang keberhasilan ..

D. Semakin tepat waktu dalam memberikan data kepada batalyon semakin besar kemampuan untuk melaksanakan amaliyah dengan sukses dengan tanpa ada kejutan ..

E. Permasalahan yang paling berbahaya adalah keluarnya tim eksekutor dari medan amaliyah setelah melakukan serangan .. dan sangat disayangkan katika itulah seringkali mendapatkan berbagai pengalaman jihad .. saya perkirakan karena itulah salah satu modus serangan yang digunakan oleh tandzim Al-Qo’idah adalah amaliyah istisyhadiyah, supaya tidak mengalami kerugian ketika withdrawl .. maka hendaknya qiyadah membuat perencanaan yang baik untuk withdrawl dan memberikan perhatian yang lebih besar dari perencanaan penyerangan ..

F. Jika keberadaan katibah ini diketahui oleh orang selain dari anggota .. maka katibah ini harus segera membubarkan diri dan bergabung dengan katibah yang bergerak di daerah yang sulit (pegunungan, hutan dsb.)

G. Keberhasilan sangat tergantung dengan kerahasiaan .. kerahasiaan tergantung kemahiran kamu dalam bertindak seperti orang biasa sehingga tidak mengundang perhatian .. dan anggota yang tidak bisa memalingkan perhatian orang lain dari dirinya, ia tidak layak untuk bekerja secara rahasia ..

H. Kami nasehatkan kepada ikhwan-ikhwan yang melakukan gerilya hendaknya menjadikan contoh diatas sebagai pijakan dasar kemudian mengembangkannya sesuai dengan daerah operasinya .. maka seorang komandan lapangan tidak boleh menetapkan diri dengan satu cara yang paten, akan tetapi harus selalu mengembangkannya sesuai dengan periode dan kondisinya ..

Kedua: Organisasi gerilya di daerah yang sulit (hutan dan pegunungan):

Contoh yang paling tepat adalah Katibah .. yang disusun sesuai dengan jumlahnya .. yang paling kecil adalah jama’ah kemudian fashilah kemudian sariyah kemudian katibah .. susunan ini mirip dengan susunan lawannya yaitu pasukan reguler ..akan tetapi perbedaannya adalah pada susunan jumlahnya dan spesialisasinya .. kelompok ini dibentuk sesui dengan tabiat ground nya dan luas wilayah dan tugas-tugasnya.

Keempat: Pembentukan Dan Pengorganisasian Perang Gerilya

Permulaan selalu dimulai dari fi’ah .. fi’ah-fi’ah muqotilah ini biasanya terdiri dari anggota-anggota yang memenuhi berbagai spesialisasi yang dibutuhkan pada tahap awal .. biasanya anggotanya mencapai 25 orang yang mencakup berbagai spesialisasi, yaitu (komandan, wakil, 2 orang colt kamando man, 2 orang bomber anti tank (ketika persenjataan mencukupi setiap personal harus membawa satu roket anti tank), 2 orang anti pesawat, 2 orang thopografer, 2 orang group mortar komando, 2 orang dokter, 2 orang spesialis mutafajjirot (bom) dan al-ghom (ranjau), 6 orang rifle man, 2 orang sniper, seorang bagian komunikasi) ..

Kemudian empat fi’ah membentuk satu kirdas .. kemudian empat kirdas membentuk satu sariyah .. kemudian empat sariyah membentuk satu katibah ..

Satu sariyah beroperasi di satu daerah yang luasnya 50 km².

Secara administrasi setiap fi’ah membawa persediaan logistiknnya masing-masing .. juga membuat timbunan-timbunan makanan dan amunisi di daerah operasinya yang mencukupi untuk kesinambungan amaliyah ..

Tugas mereka adalah mengatur kelompok-kelompok ini agar tidak mengadakan konfrontasi secara langsung akan tetapi menyerang begian-bagian belakang musuh seperti tempat-tempat penimbunan logistik dan amunisi .. mengadakan kerja-kerja ambush .. menyergap target-target yang sesuai dengan jumlah pasukan .. karena perang gerilya mengandalkan kelihaian khud’ah (tipudaya) .. dahulu orang mengatakan:

“Jika kuat tunjukkan kelemahan .. jika mampu bergerak tunjukkan tidak bisa bergerak .. jika dekat tunjukkan bahwa kita jauh .. dan jika jauh tampakkan bahwa kita dekat .. jika musuh bergerak diamlah .. jika musuh diam seranglah .. jika musuh bergerak maju buatlah tipudaya agar mereka semakin maju .. jika musuh lagi goncang sergaplah .. jika musuh banyak, adakan persiapan untuk menghadapinya .. jika musuh kuat menjauhlah .. jika musuh sedang marah, bikinlah risau .. jika musuh tenang, bikin sibuk .. jika musuh bersatu, cerai-beraikan .. sergaplah pada tempat-tempat yang mereka tidak siap .. pergilah ke tempat yang tidak mereka perkirakan .. inilah ciri khas perang gerilya yang akan menghantarkan kepada kemenangan.”

Ini adalah peringatan untuk semua revolusioner .. dan alumni kamp Al-Faruq

Dan saya yakin seandainya ikhwan-ikhwan bisa membebaskan beberapa wilayah yang siap menjadi kamp dan tempat gerilya .. saya yakin syaikh Usamah bin Ladin dan ikhwan-ikhwan yang bersama beliau akan berpindah kesana .. untuk memimpin pertempuran dari daerah Arab ..

Kelima: Persenjataan

Bagi kelompok yang beroperasi di perkotaan menggunakan senjata-senjata ringan. Dimulai dari pisau, pistol, rifle, mesin gun .. juga menggunakan roket anti tank .. dan roket anti pesawat .. juga menggunakan racun dan eksplosif .. juga harus mempunyai kemampuan untuk merubah benda-benda yang berada di kota menjadi alat pembunuh .. atau gas elpiji menjadi eksplosif atau racun .. dan bensin menjadi bom molotof ..

Adapun kelompok yang bergerak di hutan dan pegunungan mengandalkan senjata api, mutafajjirot dan kamin (jebakan) .. dan semua jenis senjata dari senjata ringan sampai senjata berat sesuai dengan tahapan perang yang dijalani ..

Dan saya ulangi sekali lagi hendaknya ikhwan-ikhwan mempunyai pegangan dan simpanan senjata dan amunisi .. karena pada suatu saat bisa jadi ia akan kehabisan senjata karena musuh senantiasa berusaha untuk merampas senjata dari kaum muslimin supaya mereka mudah untuk dikuasai ..

Keenam: Wilayah Operasi

Pada bidang politik ..

Memberikan penjelasan-penjelasan kepada umat .. umat secara keseluruhan .. pada berbagai tingkatan dan status sosial .. di setiap tempat dan dengan bebagai sarana .. mimbar-mimbar masjid .. bulletin .. seminar .. mailing list .. klub-klub .. majalah .. kaset dan vidio .. radio dan televisi .. internet .. forum-forum ilmiyah .. penggerakan masa .. seperti demonstrasi .. dan segala gerakan politik yang menyuarakan penentangan ..

Adapun pada bidang militer..

Menggarap dua bidang pekerjaan, bidang perang teknologi dan bidang perang konfensional

Bidang teknologi ini merupakan bentuk jihad modern .. yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja .. yang berupa tiga spesialisasi .. [cyber .. biologi .. kimia] .. mungkin masih ada lagi bentuk yang mempunyai fungsi yang sama yang saya tidak tahu ..

Bidang cyber .. bekerja menghancurkan jaringan internet musuh .. dan membikin kekacauan pada bebagai kepentingannya .. harta .. militer .. scurity .. kebudayaan .. dan segala pekerjaan yang pengorganisasiannya dan rahasia-rahasianya menggunakan jaringan komputer .. atau menggerakkan roket / rudal .. maka mujahid yang mempunyai sepesialisasi di dalam bidang ini ia harus bekerja keras untuk membuat virus yang dapat merusak jaringan internet .. supaya mereka dapat melakukan kekacauan pada musuh .. dan mengguncang keuangan mereka untuk menjaga sistem internet mereka .. menghancurkan program internet mereka sehingga mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat ..

Dari bidang bilogi .. kita telah berhasil menyerang musuh dengan berbagai penyakit .. bahkan sebagian daerah telah diuji cobakan untuk beberapa unsur biologi .. mungkin antrak .. mungkin sars .. mungkin flu burung .. supaya musuh gentar dan gelisah dibuatnya ..

Di bidang kimia .. beberapa waktu yang lalu pasukan amerika dan inggris keracunan .. tujuh bulan yang lalu kita mendengan di Kabul sekitar 400 pasukan inggris terkena racun kulit 100 di antaranya dalam keadaan kritis .. seminggu yang lalu kita mendengar 100 tentara Amerika juga terkena .kasus yang sama .. racun atau gas ini tidak dibuat oleh satu atau dua orang saja .. akan tetapi dibuat oleh beberapa group mujahidin .. bagaimana kalau kita contoh cara Rusia dalam membebaskan sandera pada sebuah amaliyah yang dilancarkan mujahidin di sebuah bioskop di Moskow, kota contoh untuk kita lakukan terhadap bioskop-bioskop dan diskotik-diskotik orang-orang Amerika .. mereka setiap hari menjatuhkan bom cerdik dan bom dungunya yang membunuh ratusan wanita dan anak-anak .. apa mereka anggap anak-anak dan wanita-wanita kita tidak ada harganya ..

Kelompok yang bergerak dibidang perang konfensional. Bidang ini mengandalkan:

  • Persiapan peperangan yang baik

  • Pengendalian peperangan dan penentuan target yang baik

Persiapan Perang

Supaya kerja kita tidak sia-sia .. kita harus memenuhi sarana-sarana yang akan menjamin terlaksananya perang .. berikutnya persenjataan kita, amunisi kita, logistik kita dan uang kita, kita ambil dari musuh .. untuk merealisasikan sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, :

وَجُعِلَ رِزْقِي تحْتَ ظِلِ رُمْحِي

“Dijadikan rizkiku dibawah naungan tombakku.”..

Berikut ini ada beberapa point penting yang perlu disiapkan:

  • Senjata yang baik dan sesuai dengan medan tempur .. (kaji buku Zubdatusy Syuroh Fidz Dzakhiroh Was Silah) .. di buku tersebut disebutkan ciri-ciri dan kelebihan berbagai senjata dan sekaligus disebutkan harganya masing-masing. Di situ juga disebutkan cara penggunaannya di lapangan ..

  • Amunisi .. supaya senjata kita tidak berubah menjadi layaknya kayu bakar .. kita harus memiliki amunisi yang cukup .. kita juga harus menyimpannya dengan baik supaya tidak misfire karena lembab ..

  • Kita juga harus menimbun eksplosif, detonator dan granad dalam jumlah yang besar ..

  • Senjata-senjata anti pesawat .. karena musuh tidak berani maju sama-sekali kecuali setelah mereka yakin bahwa pesawat tempur mereka telah memnyapu bersih daerah yang akan mereka masuki .. hendaknya ikhwan-ikhwan bisa mendapatkan senjata-senjata anti pesawat yang mempunyai jangkauan yang jauh .. senjata semacam ini diproduksi oleh Cina dan Rusia .. dan gudang persenjataan pasukan harus dipenuhi dengan persenjataan semacam ini ..

  • Sarana-sarana medis .. dokter .. yang akan menangani pasukan yang terlukan ..

Singkatnya .. persiapan sarana peperangan dengan baik akan mempermudah untuk meraih kemenangan .. maka jangan sekali-kali meremehkan sarana dalam sebuah amaliyat .. yang akan mengakibatkan banyak pasukan yang akan tertawan lantaran sedikitnya persiapan sarana perang ..

Pengendalian Peperangan

Untuk memasuki peperangan apapun harus memenuhi beberapa data pokok yang akan dijadikan pertimbangan untuk menentukan target .. di antaranya adalah berusaha untuk mendapatkan data tentang musuh yang disebut sebagai survei musuh .. di antaranya adalah mengukur kemampuan kita dan sarana yang kita miliki .. ini disebut dengan mempelajari kekuatan pasukan .. dari dua kegiatan tersebut akan membuahkan perencanaan yang sesuai .. mau menyerang atau mau menjauhi sebuah target ..

Yang tidak kalah pentingnya juga mengetahui tak tik yang akan digunakan musuh pada peperangan yang akan datang. Tak tik musuh ini bisa meringkas menjadi tiga point pokok:

  • Menggunakan angkatan udara untuk menghancurkan bangunan bawah tanah, bangunan-bangunan penting, kesatuan-kesatuan militer dan sistem komunikasi darat dan komunikasi udara (radio) ..

  • Menggunakan antek-antek (munafiqin) dari penduduk setempat sebagai kekuatan darat yang akan memulai perang di lapangan ..

  • Pasukan dari persekutuan Yahudi-Salibis sebagai pemegang kekuasaan di daerah yang telah dikuasai dengan menggunakan bombardir dari udara dan serangan darat yang dilakukan oleh orang-orang munafiq ..

Menyesuaikan Peperangan Dengan Kemampuan

Memang benar musuh memiliki kekuatan udara yang hebat .. dan kemajuan yang sulit kita tandingi .. akan tetapi dari pengalaman perang yang pernah terjadi .. kekuatan udara ini tidak akan dapat menguasai daerah sama sekali tanpa angkatan darat .. ini titik lemah pertama pada musuh .. adapun titik lemah yang paling utama adalah terletak pada watak pasukan khusus Amerika atau yang disebut sebagai Marinz dan Komandoz .. tentara semacam ini meskipun telah menyelesaikan berbagai latihan yang bermacam-macam mereka tidak siap untuk berperang .. dari pengalaman yang telah lalu dapat kita katakan mereka hanya siap menguasai daerah yang tidak ada laki-lakinya dan tidak ada senjatanya .. untuk menjelaskan permasalahan ini kami katakan .. Amerika Serikat telah mengalami kerugian pada semua pertempuran darat melawan kaum muslimin di Somalia. Begitu juga pada empat amaliyat yang mereka lakukan untuk menurunkan pasukan dari pesawat helikopter dai Afghanistan, yaitu .. amaliyah pada saat menurunkan pasukan di rumah amirul mukminin .. amaliyah yang direkam dalam upaya untuk menguasai bandara Safar sebelah selatan Kandahar .. penurunan pasukan di Sahi Kut .. amaliyah di gunung Malik tempat mu’askar ikhwan-ikhwan Balwasy .. Amerika telah mengalami kerugian yang besar dan memalukan .. saya berharap ikhwan-ikhwan yang pulang dari Afghanistan menulis kronologi amaliyah ini terutama amaliyah di bandara Safar dan di gunung Malik ..

Dari pengalaman yang telah lalu --- bukan perkiraan dan prediksi --- kita unggul di darat .. dan saya katakan sekarang kita bisa mengungguli kesatuan tempur udara Amerika ..!!!!!!

Ya, kita bisa mengungguli dengan dua cara:

Cara pertama; mengeluarkannya dari medan perang

Yaitu dengan cara mengadakan amaliyat-amaliyat di pangkalan-pangkalan udara yang dimiliki oleh persekutuan Salibis-Yahudi yang terdapat di daerah kita .. di Mesir .. Saudi .. Yaman .. Amman .. Qatar .. Bahrain .. Emerat Arab .. Kuwait .. perairan teluk Arab .. Yordan .. Palestina .. Turki

Inilah kewajiban kita ..pangkalan-pangkalan ini berada di negeri kita .. sungguh memalukan .. dari sanalah ikhwan-ikhwan kita dibunuh dan wanita-wanita kita diperkosa di Irak .. maka kita harus berusaha keras untuk menyerang dan menghancurkan pesawat-pesawat tersebut dan menculik para pilotnya .. menghancurkan tempat-tempat pengisian bahan bakarnya .. amaliya ini bisa dilakukan dilaut dengan menyerang kapal-kapal induk.. dan di darat dengan menyerang pangkalan-pangkalan udara .. dan juga di udara dengan menembakkan roket ketika take off untuk berangkat perang ..

Cara kedua; menghindarinya di medan perang

Yaitu dengan mencari markas yang strategis dan tersembunyi yang sulit untuk diserang oleh pasukan darat .. ketika pasukan darat telah mendekat mereka diperangkap dengan perangkap yang telah dipersiapkan kemudian mujahidin masuk kedalam barisan musuh dan menyerangnya .. dalam kondisi yang sangat berdekatan dengan musuh pesawat akan kesualitan menembakkan roketnya .. karena akan mengenai pasukannya sendiri .. inilah yang diceritakan ikhwan-ikhwan ketika berperang melawan orang-orang munafiq yang dibantu dengan kekuatan udara ..

Ini semua bukanlah khayalan saya akan tetapi ini adalah pengalaman nyata .. yang atas karunia Alloh telah saya buktikan keberhasilannya .. baca juga peristiwa pengepungan dua bandara di Khusat tahun 1990 ..

Kami tekankan lagi di sini dan kami ulangi bahwa target-target yang harus kita serang pada tahapan sekarang ini adalah segi tiga keparat (Yahudi [baik yang di Palestina maupun yang diluar Palestina], Nasrani Barat [AS] dan Nasrani Timur [Rusia]). Berdasarkan firman Alloh:

فَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوْا بِمِثْلِ مَا عُوْقِبْتُمْ بِهِ

“Jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu.

Kekuatan dunia sekarang ini sama sekali tidak menghormati harga diri kita .. dan saya berpendapat bahwa titik terpenting yang harus diserang adalah perekonomiannya selain target-target yang memukul mereka [personal / lembaga-lembaga nuklir yang mereka miliki / jaringan internet / sarana-sarana militer / bangunan-bangunan penting / bangunan-bangunan bawah tanah seperti instalasi listrik dan air, jalan, jembatan .. dst. / tempat-tempat ibadah mereka / pasar-pasar dan tempat-tempat berkumpul mereka / kantong-kantong minyak yang mereka miliki yang mereka curi dari kita …] dan setiap orang Islam yang memiliki spesialisasi harus bekerja sesuai dengan spesialisasi yang ia kuasai .. amaliyat-amaliyat ini harus kita lakukan disetiap tempat di seluruh penjuru dunia yang dapat kita jangkau .. khususnya di negara-negara teluk yangmenjadi kancah peperangan ..

Pada tahapan sekarang ini yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:

1. kristalisasi .. kita buat peperangan ini antara dua pihak .. mujahidin bersama dengan umat melawan Yahudi-Salibis bersama pemerintah yang menjadi antek Yahudi-Salibis ..

2. jangan belas kasih kepada musuh dan kita harus bersikap sekeras-kerasnya kepada mereka dan terus menteror .. sungguh kita telah merasakan banyak kepahitan dari mereka ..

3. tidak tergantung pada satu daerah tertentu atau menguasai daerah tertentu

4. perang dilaksanakan bersama-sama umat yang dipersenjatai ..

5. memperluas medan pertempuran ..

6. memperkuat mental dan moral ..

Alangkah bagusnya sya’ir berikut:

Jangan kau putus ekor ular lalu kau lepas …

Jika kau ingin membunuhnya pukullah kepalanya ….

Musuh itu meskipun menampakkan kasih sayang …

Jika ada kesempatan ia akan menerkam kamu …

Beberapa Target Khusus:

Pemerintah Kafir ..

Ada perbedaan antara pemerintah kafir di dalam negeri kaum muslimin dan antara pemerintah kafir di Barat .. di negara Barat kita tahu disana banyak lembaga lembaga-sosial, sarana-sarana umum, pusat-pusat penelitian. Sedangkan membunuh presidennya tidak banyak artinya sehingga kita tidak usah menyibukkan diri untuk membunuhnya. Negara-negara tersebut mempunya kegiatan-kegiatan yang sudah paten dan setiap lembaga mempunyai peran untuk mewujudkan kemaslahatan negara dan kesejahteraan rakyat .. sehingga pemerintah itu akan jatuh dengan sendirinya jika ia tidak mampu melaksanakan programnya ..

Adapun pemerintah yang berkuasa di negeri kita berbeda dengan pemerintah yang berkuasa di negara-negara Barat .. beberapa penguasa penting untuk di bunuh .. untuk menciptakan kekacauan intern atau kekosongan kekuasaan yang banyak membantu kita untuk meraih kemenangan .. misalnya Fahd kematian sekarang ini akan memicu persengketaan kekuasaan dan kekisruhan keluarga kerajaan yang keadaan seperti ini akan membantu untuk menyelesaikan keluarga kerajaan .. kemudia AS akan kehilangan antek utamanya .. begitu juga pembunuhan presiden Yaman sekarang sebelum ia menyerahkan negaranya ke Barat .. akan mengakibatkan kekosongan kekuassaan yang akan membantu untuk pergerakan Islam yang akan merembet ke negara-negara Arab lainnya dan kita harus tahu bahwa kemerdekaan rakyat Yaman yang ahli perang itu merupakan harapan bangsa Arab secara keseluruhan untuk mewujudkan kemerdekaan dan kemenangan .. bangsa yang ditakuti Barat .. bangsa yang Zuhud .. kemewahan tidak bisa membunuh kejantanannya .. bangsa yang ahli berperang .. yang membawa senjata .. para pemuda hendaknya berusaha membunuh dua penguasa ini .. namun hal ini tidak boleh melupakan kita untuk menyerang persekutuan Yahudi-Salibis yang berada di kedua negara tersebut .. karena dua target itu saling membantu satu sama lain ..

Begitu juga Pakistan, kita sangat perlu untuk membunuh presiden pengkhianat itu, P. Musyarrof untuk membebaskan rakyat Pakistan dari cengkeramannya .. pembunuhannya juga akan membantu untuk mengembalikan lagi pemerintah Tholiban .. namun kita tidak boleh melupakan kepentingan persekutuan Salibis-Yahudi yang berada di negara tersebut .. karena kedua target itu saling membantu satu sama lain ..

Adapun negara-negara teluk lainnya akan hancur dengan sendirinya .. karena mereka tidak ada yang perlu diperhitungkan.. misalnya Emirat Arab yang dikuasai oleh seorang entek yang diutus untuk memerintah di sana .. pasukan keamanannya bukan dari penduduk negeri .. sama dengan negara-negara Arab yang lainnya .. oleh karena itu yang terpenting di negara-negara tersebut kita menyerang kepentingan-kepentingan persekutuan Yahudi-Salibis ..

Dan sebagian penguasa tidak mempunyai peran yang berarti, dan jika ia jatuh akan segera digantikan oleh kader-kader negara tersebut .. oleh karena itu yang terpenting di negara-negara seperti ini adalah menyerang kepentingan-kepentingan peeersekutuan Yahudi-Salibis ..

Adapun daerah-daerah yang jauh dari medan pertempuran seperti Asia Tenggara .. kita cukup menyerang kepentingan persekutuan Yahudi-Salibis ..

Catatan penting:

Ketika kita berhasil membebaskan suatu daerah dan kita berhasil menawan beberapa tentara musuh .. maka kita harus segera menuntut pembebasan ikhwan-ikhwan yang ditawan di Guantanamo .. ini harus selalu menjadi bahan pemikiran kita dan jangan samapi kita melupakannya ..

Perhatian :

Amaliyah istisyhadiyah dan menyerang orang-orang kafir sipill merupakan kunci kemenangan dan senjata yang strategis.

Menyerang pangkalan-pangkalan udara AS yang berada di negara kita akan mengacaukan banyak proyek AS ..

Tahapan-Tahapan Perang Gerilya :

Para komandan perang membagi tahapan perang gerilya itu menjadi tiga tahapan:

Tahapan pertama : periode kekacauan.

Ini adalah tahapan yang paling panjang, paling berat dan paling susah pada kedua belah fihak .. dan yang sabarlah yang akan meraih kemenangan .. pasukan yang kuat akan berusaha dengan berbagai cara untuk memusnahkan yang lemah .. dari sisi militer .. ia akan menyerang dengan sekuat tenaga .. dari sisi politik ia akan berusaha untuk memisahkannya dari masyarakat supaya ia tidak mendapat dukungan masyarakat dan dunia .. oleh karena itu para gerilyawan yang berperang melawan persekutuan Salibis-Yahudi dituntut dua hal:

Pertama; dari sisi militer terus melakukan serangan terhadap titik-titik penting untuk mengacaukan musuh .. baik secara ekonomi, politik, keamanan, sosial, mental dan militer.. dengan tujuan untuk merobohkan negara .. dan kehilangan keseimbangan .. dan kehilangan kemampuan untuk menjaga rakyatnya di berbagai tempat .. serangan ini haruslah:

1. Diberbagai bumi umat Islam khususnya di timur tengah .. inilah yang mampu dilakukan oleh rakyat .. dan inilah kiwajiban mereka, menjadikan bumi mereka sebagai kuburan musuh ..

2. Di semua negara persekutuan Salibis-Yahudi .. serangan semacam ini membutuhkan persiapan yang matang .. dan ini adalah kewajiban jama’ah-jama’ah jihad .. akan tetapi jama’ah-jama’ah lain yang mampu pun juga wajib melakukannya .. jangan ada yang ketinggalan ..

3. Serangan ini juga harus dilakukan di seluruh tubuh umat Islam yang terbentang di seluruh penjuru dunia. Persiapan untuk melakukan serangan semacam ini lebih ringan dari pada poin sebelumnya. Yang penting supaya musuh benar-benar faham bahwa mereka tertolak di barbagai tempat, baik di dalam negeri mereka maupun di luar negeri mereka.

4. Juga harus dilakukan amaliyah-amaliyah yang telak terhadap pasukan musuh .. di barisan-barisan belakang dan tempat-tempat peristirahatan .. dan jangan sampai mengadakan konfrontasi secara berhadap-hadapan .. amaliyah-amaliyah semacam ini akan sangat berkesan dan akan membuat musuh kehilangan percaya diri atas kemampuannya untuk menjaga eksistensinya di muka bumi .. lalu bagai mana ia akan berperang !!

Dan kamp-kamp mujahidin yang menjadi tempat berangkat pasukan adalah perkotaan (saya harap pembaca untuk mengkaji tulisan tentang perang di Berut dan Swiss, dan usaha untuk mengkacaukan suasana di Palestina sekarang) .. karena ada yang memahami bahwa komandan itu harus meninggalkan negara yang akan diserang .. memang teori ini mempunyai kajian scurity yang bisa diterima, akan tetapi lain halnya kalau kita akan mengadakan amaliyat di negara musuh atau di seluruh penjuru dunia .. agar keluar dari perdebatan ini kami katakan, sel-sel jihad yang sudah tersingkap keberadaannya ia mempunyai dua pilihan:

a. berpindang ke propinsi atau negara lain

b. atau membuat kamp-kamp baru di tempat-tempat yang sulit (seperti pengunungan dan hutan) atau bergabung dengan kelompok-kelompok yang beroperasi di tempat-tempat yang sulit ..

Tempat-tempat yang sulit ini banyak di miliki umat Islam: pegunungan Yaman .. As-Suroh .. Tihamah .. Saina’ .. gunung hijau .. pegunungan di daerah Maroko .. hutan-hutan di Sudan .. pegunungan Kurdistan .. pegunungan Afghanistan dan Pakistan .. hutan-hutan di Asia Timur .. dll. .. namun saya berpendapat bahwa kota itu lebih sulit karena berada di tengah-tengah hutan manusia .. jika kita bisa membuat system keamanan .. karena keadaan ini akan menghalangi musuh untuk menggunakan senjatanya ..

Kedua dari sisi politis

1- jangan sekali-kali mengadakan kontak senjata secara berhadap-hadapan dengan musuh .. secara mutlak .. jangan senang dengan kemenangan yang semu yang diwujudkan dengan gencatan senjata .. musuh lah yang tetap lebih kuat .. dan musuh juga tetap tidak bisa memusnahkan kita baik secara politik maupun secara militer .. maka camkan betul-betul masalah ini .. pada periode ini tutuplah rapat-rapat pintu perdamaian ..

2- memanfaat secara maksimal hasil-hasil pertempuran melalui berbagai sarana polotik .. dimanfaatkan untuk memisahkan antara penguasa dan rakyat dari sisi intern .. menjatuhkan wibawa penguasa dari sisi ekstern .. untuk membuat satu gerakan politik .. dan membuat gerakan pembangkangan sebagai implikasi gerakan politik tersebut

Inilah periode yang tengah kita hadapi sekarang .. sampai disini kita cukupkan pembicaraan .. kita akan tunggu perkembangannya dilapangan .. sesuai dengan kondisis medan dan kemampuan para komandan yang mengendalikan peperangn .. dan kami tidak bisa membahas penjelasan pada dua peride yang akan datang, yaitu:

Tahapan kedua tahapan konsulidasi, mulai mengkonsentrasikan kekuatan dan menggunakan persenjataan altileri .

.

Tahapan ketiga tahapan pengukuhan, reorganisai pasukan dan menguasai kota

Saya cukupkan paa pembahasan periode pertama saja karena sya hendak mengadakan musyawarah dengan para ulama’ dan para ahli .. karena saya perkirakan akhir dari periode pertama ini ada dua kemungkinan .. kemungkinan pertama perang gerilya ini akan berubah menjadi revolusi rakyat secara menyeluruh yang akhirnya gerilya akan selesai dan musuh akan menyerah sebelum ditumbangkan .. karena ada beberapa indikasi kuat yang menunjukkan akan terjadinya revolusi rakyat dan indikasi ini menjadi gejala umum .. kemungkinan kedua perang gerilya ini akan berjalan terus sesuai dengan tahapan-tahapan perang gerilya .. dan insya Alloh setelah mengadakan musyawarah dan mempelajari saya akan menulis apa yang saya yakini ..

Ketujuh: Qiyadah Askariyah

Sebelum saya membahas masalah ini saya ingin menekan kan kembali bahwa kemenangan itu hanyalah di tangan Alloh yang Maha Perkasan dan Maha Mulia .. dengan cara bertawakal penuh kepadaNya dan melaksanakan hukum sebab musabbab .. ilmu dan seni perang yang sesuai dengan semua tahapan .. bukan hanya sekedar memahami kemampuan diri dan kemampuan musuh akan tetapi juga mempraktekkan prinsip-prinsip perang pada bentuk pertempuran yang sedang dilancarkan .. dari situ baru dapat ditentukan tak tik yang akan digunakan dalam peperangan .. bukan hanya sekedar memiliki persenjataan .. tahu juga bagaimana kita bisa menggunakan sejata dengan baik .. perang adalah ilmu yang sangat luas dan seninya adalah terletak pada praktek ilmu itu sendiri di lapangan .. dari sini maka kami katakan pemimpin itu sangat menentukan kalah atau menang ..

Asy-Syafi’I mengatakan dalam kitab Al-Umm:”Hendaknya yang diangkat menjadi pemimpin perang itu adalah orang yang terpercaya agamanya dan pemberani, banyak bertaubat dan memahami cara berperang, teratur jika mundur, maju ketika menyerang ..”

Ada yang mengatakan .. orang yang dipilih menjadi pemimpin perang itu adalah orang sholih yang mahir dalam mengatur pertempuran .. waro', kasih sayang dengan pasukannya, murah hati dan pemberani .. ada riwayat yang menyebutkan bahwa Nash-r bin Yasar – rohimahulloh – berkata: “Para pembesar negara diluar Arab telah berkumpul dan bersepakat bahwa komandan pasukan itu harus memiliki sepuluh sifat binatang .. pemberani seperti ayam jantan .. penyayang seperti ayam betina .. mempunyai hati seperti hati singa .. cerdik seperti musang .. penyergap seperti srigala .. waspada seperti elang .. tamak seperti burung jenjang .. sabar terhadap luka seperti anjing .. mempunyai jiwa penyerang seperti singa .. gemuk sebagaimana binatang-binatang Khurosan yang tidak pernah kurus ..

Disini saya sarankan kepada semua qiyadah .. khususnya qiyadah askariyah .. selain mereka pembarani dan menguasai ilmu perang mereka harus mempunyai sefat-sifat berikut;

Beberapa sifat mental yang akan banyak membantunya karena sifat-sifat ini sangat penting .. punya ruh pengorbanan yang tinggi dan tidak tidak suka mengaku-aku .. jujur .. santun dan lapang dada .. sabar menghadapi cobaan, kokoh dalam berjalan di atas jalan dan teguh di atas prinsip atau dengan kata lain tidak mudah goncang dengan perubahan keadaan dan yakin dengan pertolongan Alloh .. mempunyai inisiatif yang tinggi .. zuhud terhadap dunia dan terhadap milik orang lain .. dan masih banyak sifat-sifat mulia yang lainnya yang membedakan manusia dengan yang lainnya.

Diantara sifat yang terpenting bagi qodah adalah lapang dada dan santun .. sehingga kasih sayang qodah terhadap pengikutnya tidak lebih kecil dari pada kasih sayang orang tua kepada anaknya .. qodah harus lapang dada terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pengikutnya .. Ia berusaha untuk memperbaiki kesalahan dan meluruskan penyelewengan mereka .. para qodah harus berlapang dada untuk mendengarkan orang lain yang tidak sefaham dengannya dengan tanpa fanatik atau gusar supaya memberikan contoh tarbiyah yang baik yang mengajak ke jalan Alloh dengan berdasarkan ilmu .. qodah harus santun terhadap hal-hal yang tidak sesuai dengan gerakannya dan terhadap komentar-komentar orang tentang pergerakannya .. dengan tujuan menjaga persatuan dan menghancurkan perpecahan .. Qodah yang baik akan santun terhadap kemarahan pengikutnya .. dan terhadap orang-orang yang su’udzon sehingga ia dapat mengajak kembali ke jalan Alloh ..

Orang yang berjiwa pengorbanan tinggi, tidak suka mengaku-aku dan memendak kerinduan untuk berjumpa dengan Alloh inilah seorang teladan yang kita harapkan. Sifat-sifat semacam ini kalau kita harapkan kepada para pemuda untuk memilikinya, mereka tidak akan menyambutnya kecuali jika ada yang memotifasinya, dan tidak ada yang dapat memberikan motifasi kepadanya kecuali kejujuran qiyadah dan contoh yang baik dari qiyadah dalam mengorbankan jiwa mereka sebelum mengorbankan ikhwan yang lain, dan kerinduan untuk mati syahid ini merupakan bukti yang paling kuat atas kejujuran orang-orang yang membawa bendera perjuangan (sama saja apakah di Palestina atau di tandzim Al-Qo’idah) Dan selamanya darah suci para qodah itu akan menjadi penggerak yang akan membangkitkan semangat umat dan akan menjadi parfum yang akan menebarkan bau wangi di sepanjang perjalanannya .. adapun darah para pemuda yang mengikutinya akan menghantarkan menuju kejayaan atas ijin dan anugrah Alloh ..

Qiyadah harus mempumyai kesabaran yang tinggi dalam menghadapi ujian, kokoh dalam perjalanan dan teguh memegang prinsip, tidak mudah terpedaya dengan perubahan kondisi dan yakin dengan pertolongan Alloh meskipun lamanya peperangan dan kerasnya ujian .. dulu ada yang mengatakan .. ujian yang tidak sampai mematahkan tulang punggung itu akan memperkokoh dan memperkuat .. dan generasi kita ini bukanlah generasi yang pertama kali mendapatkan ujian .. ujian ini telah dirasakan orang-orang sejak Nabi Adam ‘alaihis salam sampai Alloh kelak mewariskan bumi ini kepada seorang atau sekelompok orang atau daulah yang tetap beriman ketika menghadapi ujian .. mereka yang tidak peduli apakah mereka yang menjemput kematian atau kematian yang menjemput mereka .. mereka hanya yakin bahwa apa yang di sisi Alloh itu lebih baik dan lebih kekal .. dunia ini hanyalan jalan menuju alam yang kekal ..

Qiyadah harus memiliki inisiatif yang tinggi yang tidak terbatas dengan pengalaman-pengalaman orang lain selama dia mampu untuk mengambil pelajaran darinya dan mengembangkannya dengan pengalaman yang dia miliki .. hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Al-Qo’idah – sebagaimana yang mereka terangkan dalam sebuah penjelasan tentang metode reformasi – mereka mengambil pelajaran dari jihad-jihad yang di adakan secara kedaerahan kemudian dirubah menjadi jihad ‘alami (internasional) .. target operasinya jelas yaitu menghancurkan sistem yang menguasai dunia .. jika sistem ini runtuh secara otomatis akan tercerai-berai pengikut-pengikutnya .. lalu akan mudah untuk meraih kemenangan .. gerakan ini diperkuat dengan kesatuan umat dan melampau batas-batas geografis yang telah dipetakan oleh orang-orang salib ..

Qiyadah juga harus zuhud terhadap dunia dan juga terhadap milik orang lain. Sifat ini merupakan sifat mulia .. dan yang saya jadikan contoh dalam hal ini juga Al-Qo’idah .. saya mempunyai kesan tersendiri padanya dan saya berdo’a kepada Aloh supaya mereka tetap seperti itu .. alasan saya adalah karena mereka sekarang ini tengah memperjuangkan Islam maka kita wajib berjuang bersama mereka .. dan saya akan sangat berduka jika mereka berubah pendirian dan saya berharap kepada Alloh agar hal itu tidak terjadi .. saya katakan sebagaimana firman Alloh:

وَمَا شَهِدْنَا إِلاَ بِمَا عَلِمْنَا وَمَا كُنَا لِلْغَيْبِ حَافِظِيْنَ

“Kami tidak mengatakan kecuali apa yang kami saksikan, dan kami tidak tahu perkara-perkara yang ghaib”

saya katakan bahwa Al-Qo’idah itu membawa aspirasi umat .. sejauh yang kami tahu mereka itu bukanlah orang-orang yang mencari dunia atau mencari kedudukan .. akan tetapi mereka membawa bendera Alloh dan mereka menghancurkan berhala kekafiran dan pengikutnya .. mereka berharap ada yang meanjutkan perjuangan mereka pada masa yang akan datang dengan lebih baik .. mereka tidak pernah berfikir merekalah yang akan memimpin umat akan tetapi mereka adalah pionernya .. supaya umat ini melahirkan seorang pemimpin yang dapat memimpin mereka .. contoh yang paling nampak adalah .. keluarnya Mullah Umar sebagai Amirul Mikminin .. saya ingat ketika awal tahun sembilan puluhan pada abad yang lalu ketika masih muda di Afghanistan .. para pemuda, ulama’ dan seluruh kaum muslimin berkumpul dan berdo’a agar Alloh mengumpulkan mujahidin Afghan di bawah kepemiminan orang yang paling Alloh cintai. Kami semua waktu itu mengira yang akan muncul adalah salah satu dari tiga komandan jihad waktu itu, yaitu: Sayyaf, Hikmatiyar dan Kholish. Tapi rupanya keluarlah Mulla Umar sebagai jawabannya .. dengan demikian setiap jaman itu ada peminmpinnya sendiri yang Alloh pilihkan ..

Saya juga tekankan lagi kepada para qiyadah point yang penting dari pelajaran perang gerilya khususnya pada pembentukan qiyadah adalah [mengusahakan daya kenyal yang tinggi baik secara moral, mental dan kemampuan lapangan] .. kita tahu bersama apa yang dilakukan oleh Amerika dan Rusia dalam perang melawan gerilyawan mujahidin .. mereka memusnahkan seluruh perkotaan dan pedesaan dan mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mennghapuskannya dari peta dunia (di Vietnam, Afghanistan dan Chechnya) semuanya baik bangunan maupun penduduknya .. mereka menyembelih semua penduduk negeri .. menawan pejuang .. mengusir jutaan orang .. memperkosa kaum wanita .. dan membunuh anak-anak .. bahkan mereka juga memurtadkan orang .. menebar kebudayaan barat .. memperbudak manusia di perkebunan dan pabrik-pabrik .. akan tetapi qiyadah ketika itu tidak mundur sedikitpun apalagi murtad .. bahkan ia mengendalikan keadaan .. dan menahan semua serangan .. dan merasakan pahitnya dampak serangan .. bersabar di atas jalan sampai akhir pertempuran .. lebih dari itu mereka banyak membuat kerugian yang besar pada musuh .. dan menghancurkan pangkalan-pangkalan militer yang menjadi titik tolak serangan .. intinya .. goncangan yang bisa menjadikan personal itu menyerah dan mundur, tidak boleh menjadikan orang yang mengangkat bendera perjuangan mundur ..

Ada pelajaran yang lain .. peperangan- peperangan tersebut terbatasi oleh batasan-batasan negara .. sehingga perkotaan dan pedesaannya dihancurkan .. namun lain halnya dengan perang gerilya yang dilakukan secara serempak dan secara internasional yang tidak terbatasi oleh batasan-batasan negara .. apakah tidak logis jika banyak negara yang akan dihapus dari peta dunia .. dan pakah tidak logis jika dunia akan membuat peta baru berdasarkan dampak yang ditinggalkan perang tersebut yang sampai sekarang belum berhenti .. ya, bahkan semua bangsa dan suku akan dihancurkan .. atau mungkin lebih dari itu ..

Dan perlu diperhatikan bahwa masalah qiyadah askariyah ini atau qo’id ‘am atau komandan perang .. dan komandan fi’ah .. besar perbedaan antara keduanya .. kekurangan yang kita toleransi pada komandan fi’ah tidak bisa kita tolerir pada komandan perang . supaya kita tidak terjerumus pada kesia-siaan .. sebuah fi’ah hanya terdiri dari 20 orang .. dan pekerjaannya terbatas .. tidak seperti pasukan .. seorang komandan fi’ah kita terima kalau memenuhi sifat-sifat komandan yang telah kami sebutkan ketika membahas komandan fi’ah ..

Pesan Terakhir :

Sesungguhnya risalah ini saya tulis berdasarkan berbagai pengalaman .. dari jihad yang berlangsung di Afghanistan .. saya persembahkan untuk setiap muslim yang revolusioner .. dan alumni mu’askar Al-Faruq .. dan kaum muslimin bangsaku .. supaya menjadi pijakan untuk langkah berikutnya ..

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...